Jalan-jalan ke Museum Angkut, Batu Malang

Setelah sekian lama cuma denger-denger aja tentang Museum Angkut, akhirnya saya dapat kesempatan juga untuk mengunjungi museum ini. Waktu itu pas banget lagi pergi ke Malang untuk menghadiri resepsi nikahan adik saya. Judulnya sambil menyelam minum air, hehe. Museum ini letaknya di Batu, Malang. Sebetulnya banyak juga tempat wisata lainnya yang terkenal di Batu seperti Jatim Park dan Batu Night Square. Cuma karena waktu yang terbatas akhirnya saya sekeluarga memutuskan untuk mengunjungi Museum Angkut saja. Harga tiketnya kalau nggak salah waktu itu per orang 80ribu Rupiah. Plus ada tambahan lagi kalau membawa kamera DSLR atau kamera lainnya sebesar 30ribu Rupiah.

Kesan pertama waktu masuk di hall utama menurut saya agak kurang menarik sih secara isi dan desain tempatnya. Isinya bermacam-macam alat angkut khususnya kendaraan bermotor dari berbagai macam masa, ada motor dan mobil koleksi lama. Lanjut ke lantai 2 nya juga berisi berbagai macam alat angkut dilengkapi dengan informasi dan sejarahnya. Ada kereta api, pedati, pesawat, sampai becak juga ada.

Kemudian ada jalan turun ke bawah yang menuju ke Sunda Kelapa dan Batavia. Nah di sini saya mulai tertarik soalnya bagus buat foto-foto, hehe. Ini sesuai banget dengan pribadi saya yang suka mengunjungi museum karena tertarik dengan cerita sejarahnya (foto-fotonya) 😀 Ada China Town, Stasiun Jakarta Kota, dan pelabuhan. Di zona ini pokoknya merasa terbawa ke suasana Jakarta jaman dulu. Setelah Sunda Kelapa, masuk ke area mobil-mobilan (mobil beneran maksutnya tapi banyak jenis :D). Nah desain ruangan ini jauh lebih menarik daripada hall pertama masuk tadi. Banyak mobil-mobil keren.

Zona selanjutnya semakin menarik lagi yaitu Gangster Town. Zona ini dibuat seperti kota betulan. Sepanjang jalan kanan kirinya bangunan yang seperti nyata. Berasa lagi kayak di kota gangster beneran. Yang lucu juga ada kantor polisi dan penjaranya, jadi bisa foto di dalam penjara. Saya dan Azzalea juga menyempatkan foto epic di depan background pengukur tinggi badan yang biasanya buat tahanan America itu (background ini apa sih namanya? :D). Ada juga bioskop, barber shop, cafe, Bank of America, dan bangunan menarik lainnya.

Processed with VSCO with s2 preset

Zona berikutnya ini lebiih menarik lagi yaituu Eropaaah!! Di sini dibuat suasana seperti di negara aslinya seperti Italia, Perancis, Jerman, dan Inggris. Selanjutnya ada Buckingham Palace. Nah ini keren banget bangunan luar dan dalamnya. Persis seperti aslinya.

Setelah Buckingham Palace, ada Las Vegas, Hollywood, D’ Topeng Kingdom dan Pasar Terapung. Di D’ Topeng Kingdom banyak warisan budaya indonesia seperti topeng, wayang, bahkan ada band yang memainkan lagu tradisional (yang main orang-orang yang sudah sepuh lho). Kalau di Pasar Terapungnya sebetulnya adalah tempat beli oleh-oleh dan makanan tetapi dibuat suasananya seperti pasar terapung. Banyak jajanan tradisional seperti cenil, lupis, dll.

Intinya nggak nyesel datang ke museum ini. Selain dapat pengetahuannya juga dapat foto-foto bagus yang entertaining. Kalau ada yang pernah ke Museum Angkut juga, boleh share pengalamannya yah di kolom comment. Thanks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *